Sesi Teduh – Wamenkop Ferry mencuri perhatian saat menghadiri penyambutan 10 ribu mahasiswa baru di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Momen ini menjadi sorotan karena ia tidak hanya datang sebagai pejabat negara, tetapi juga sebagai alumni yang membagikan kisah masa kuliahnya. Ferry Juliantono mengenang perjalanan akademiknya di kampus ekonomi akuntansi Unpad sekaligus pengalaman aktif dalam organisasi mahasiswa. Kehadirannya bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Rektor Unpad menambah suasana hangat di acara tersebut. Ribuan mahasiswa baru menyimak kisah inspiratif yang ia bagikan, terutama tentang perjalanan kariernya dari aktivis kampus hingga menjadi Wakil Menteri Koperasi.
Wamenkop Ferry dan Momen Nostalgia di Kampus Unpad

Wamenkop Ferry hadir kembali di Universitas Padjadjaran dan membawa suasana nostalgia yang kuat bagi dirinya maupun mahasiswa baru. Ia menampilkan foto-foto masa pengenalan kampus dan aktivitas organisasinya saat masih menjadi mahasiswa. Dalam kesempatan itu, ia menceritakan bagaimana pengalaman di Unpad membentuk karakter dan membantunya berkembang hingga mencapai posisi saat ini. Ferry juga menekankan pentingnya jaringan alumni dalam mendukung dunia kerja dan pengembangan karier mahasiswa. Wamenkop Ferry menilai bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang pembentukan relasi dan pengalaman sosial. Ia mengajak mahasiswa baru untuk aktif berorganisasi agar dapat membangun masa depan yang lebih kuat.
Baca juga: “Industry Night 2026 Bandung Jadi Ruang Strategi Bertahan Pelaku F&B“
Peran Wamenkop Ferry dalam Motivasi Mahasiswa Unpad

Wamenkop Ferry memberikan motivasi langsung kepada ribuan mahasiswa baru Unpad dengan menekankan pentingnya kontribusi generasi muda dalam pembangunan bangsa. Ia menjelaskan bahwa pengalaman organisasi yang ia jalani di masa kuliah menjadi bekal penting dalam kariernya di pemerintahan. Ferry juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang ada di kampus, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Ia menilai bahwa mahasiswa yang aktif akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja. Selain itu, ia mendorong mahasiswa Unpad untuk membangun jejaring sejak dini agar memiliki peluang lebih luas di masa depan. Pesan ini ia sampaikan dengan harapan mahasiswa dapat menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045.
Perjalanan Karier Wamenkop Ferry dari Aktivis Kampus
Perjalanan Wamenkop Ferry dari mahasiswa hingga menjadi Wakil Menteri Koperasi menunjukkan proses panjang yang penuh pengalaman. Ia memulai langkahnya di Unpad dengan fokus pada pendidikan ekonomi akuntansi, kemudian aktif dalam berbagai kegiatan organisasi mahasiswa. Aktivitas tersebut membentuk karakter kepemimpinannya dan memperluas wawasan sosialnya. Ferry kemudian terlibat dalam dunia aktivisme sebelum masuk ke ranah pemerintahan. Ia menilai pengalaman kampus memberikan fondasi kuat dalam memahami dinamika masyarakat dan kebijakan publik. Perjalanan ini menjadi contoh nyata bahwa keterlibatan mahasiswa dalam organisasi dapat membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan.
Harapan untuk Alumni Unpad
Wamenkop Ferry menyampaikan harapan besar agar alumni Unpad dapat berkontribusi lebih luas di berbagai sektor pembangunan. Ia menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam pemerintahan, dunia usaha, dan sektor sosial. Ferry mengajak alumni untuk terus menjaga hubungan dengan kampus melalui organisasi ikatan alumni agar dapat menciptakan kolaborasi yang bermanfaat. Ia juga menilai bahwa sinergi antara alumni dan mahasiswa aktif dapat memperkuat ekosistem pendidikan di Unpad. Dengan keterlibatan yang lebih luas, ia berharap lulusan Unpad mampu mendukung visi besar Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan kompetitif.
Unpad sebagai Ruang Pembentukan Generasi Masa Depan
Universitas Padjadjaran terus berperan sebagai ruang pembentukan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Kehadiran Wamenkop Ferry dalam acara penyambutan mahasiswa baru memperkuat citra kampus sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul. Ia menilai bahwa lingkungan kampus harus mendorong kreativitas, kolaborasi, dan inovasi. Mahasiswa baru mendapatkan kesempatan untuk belajar tidak hanya dari dosen, tetapi juga dari pengalaman para alumni yang telah sukses di berbagai bidang. Dengan pendekatan ini, Unpad membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan kepemimpinan.
